Sejarah Pendidikan Jasamani

Sejarah Pendidikan Jasamani 

Sejarah penjas pada zaman Mesir Kuno
     Sudah ada kebudayaan pada tahun 5000 SM dan mencapai masa puncak jayanya mesir dipengaruhi oleh Negara-negara di sekitarnya, baik di Afrika, Asia maupun Eropa dalam hal ilmu pengetahuan dan Olahraga.
Tujuan pendidikan dan latihan fisik di sekolah-sekolah mesir kuno belum ada. Tidak ada usaha-usaha khusus dari pemerintahan pada masa itu untuk menghidupkan pendidikan jasmani dan latihan fisik di mesir kuno karena kehidupan masi sangat sederhana. Namun para masyarakat mesir kuno dengan sendirinya secara alami melakukan kegiatan fisik seperti olahraga. Olahraga renang bahkan sudah lama masyarakat kuno lakukan karena letak geografis mesir yang dibelah oleh sungai Nil, kolam renang juga sudah ada di daerah-daerah bangsawan untuk berendam orang-orang kerajaan mesir kuno.
Olahraga naik sampan juga sudah banyak dilakukan, dengan tongkat panjang orang yang naik sampan, juga ada gulat air yang di mainkan di atas sungai dengan dua orang yang saling berusaha menjatuhkan lawannya ke sungai nil, gulat, hoki, anggar dengan tongkat dan panahan sudah ada di mesir kuno, bahkan sepak bola terlihat pada lukisan-lukisan dinding di berbagai tempat di mesir kuno. Olahraga para bangsawan pada saat itu yang paling digemari adalah berburu.
Sejarah Penjas pada masa Yunani Kuno
     Yunani Sparta
Negara Militer bersifat konservatif, sosialistis, aristokratis, dan totaliter. Di Yunani Sparta ada seorang tokoh pendidikan yaitu Lycurgus tokoh pendidikan untuk kesiapan kaum militer yang pendidikannya berorientasi “Man of Action” manusia yang secara fisik berkemampuan melakukan segala sesuatu. Pendidikan di mulai pada anak berumur 8 tahun yang dilatih di barak-barak para kstria Sparta atau sekarang lebih mirip sekolah. Anak-anak tersebut di pisahkan dari orang tuannya dan dilatih jasmani mereka dengan latihan main bola, baris-berbaris, memainkan segala jenis senjata, renang, di sertai latihan menahan rasa lapar, haus, panas, dingin dan rasa sakit. Dan mereka juga di latih secara berkelompok yang disebut “Pentathlon” bela diri untuk mempersiapkan perang.
      Yunani Athena
Yunani Athena lebih berintelektual dari pada Yunani Sparta Pendidikan di Yunani Athena terus dikembangkan bahkan memiliki banyak cabang yang sebagiannya adalah: Gymnastica (Pendidikan Jasmani), Ilmu ketabiban tubuh (sekarang seperti ilmu kesehatan tubuh), Pentathlon(Bela diri), Gymnestos (pelari), Xystarch (gulat).

Bahkan Yunani Athena mengadakan suatu pesta atau pecan olahraga secara teratur setiap tahunnya yang dilaksanakan oleh bangsa Hellen dan Hollos yaitu bangsa yunani.

Postingan populer dari blog ini

penerapan pendidikan jasamani dan olahraga

Materi Dasar-Dasar filsafat ilmu olahraga